meningkatkan omzet bisnis, promosikan produk anda dengan 20 cara ini

20 cara mempromosikan produk untuk meningkatkan omzet bisnis secara drastis:

1. Diskon / Potongan Harga / Price Markdown

Jenis promosi yang paling sering digunakan oleh para pelaku bisnis.
Saking banyaknya pebisnis yang melakukan diskon, sampai-sampai menjatuhkan ‘nilai’ dari diskon tersebut.
Seolah-olah diskon itu sudah gak WOW lagi dimata masyarakat.
Yah…
Beda cerita kalau Anda memberikan potongan harga yang besar diantara pesaing.
Tapi dengan begitu Anda mengorbankan banyak profit, betul?
Maka dari itu, Anda harus mampu menyiasati agar promosi potongan harga ini memberikan efek WOW bagi target audiens, namun gak memotong profit terlalu besar.
Beberapa caranya antara lain:

# Harga -1 (minus satu)

Pernah liat harga suatu produk itu terkesan ‘nanggung’ seperti Rp 49,999,-?
Menurut Manoj Thomas dan Vicki Morwitz, ketika ada harga seperti “$ 2.99”, maka otak kita melihat harga tersebut sebagai “$ 2”, bukan “$ 3”.
Mereka juga bilang kalau harga kaya gitu terkadang memberikan kesan lebih murah, dikarenakan digit awalnya ikut berubah.
Psychological pricing pertama ini bisa Anda gabungkan dengan promosi diskon.
Sebagai contoh:
Harga awal Rp 100,000,- Harga DISKON Rp 89,999,-

# Harga pembulatan

Sekarang, apakah Anda pernah liat harga yang terkesan ‘berantakan’ seperti Rp 1,633,367,-?
Kenapa gak dibuat Rp 1,600,000,- aja?
Jadi, mana yang lebih baik, gunakan pembulatan atau terlihat ‘berantakan’?
Masih berbicara seputar psychological pricing, cuma kali ini agak berbeda dari sebelumnya.
Menurut Monica Wadhwa dan Kuangjie Zhang, gunakan angka pembulatan kalau produk yang Anda jual itu bersifat emosional.
Artinya pelanggan menggunakan perasaan ketika ingin membeli produk tersebut.
Contohnya Anda menjual perhiasan cantik, di mana target audiens Anda biasanya tergoda (emosional) ketika melihat perhiasan tersebut.
Maka gunakan harga pembulatan Rp 1,000,000,- ketimbang Rp 1,062,921,-
PEMBELIAN-SECARA-EMOSIONAL
Beda ketika Anda menjual produk yang berdasarkan logika dan rasional.
Misalnya ketika pelanggan membeli shampoo baru karena yang lama sudah abis, dia gak mau ganti merk lain karena merk yang itu sudah paling cocok (rasional).
Dalam kondisi seperti ini, Anda bisa menggunakan harga ‘berantakan’ seperti Rp 20,843,-
PEMBELIAN-SECARA-RASIONAL

# Diskon di waktu yang benar – benar spesial

Agar nilai diskon itu gak jatuh, khususnya untuk bisnis Anda, maka adakan diskon hanya pada waktu yang benar-benar spesial (baca: benar – benar spesial).
Tips: Berikan diskon dalam waktu yang relatif jarang, tapi bernilai besar.

# Diskon untuk target market tertentu

Sebut aja seperti diskon khusus pelajar termasuk mahasiswa. Atau bagi pemegang kartu ATM tertentu.
Diskon ini disesuaikan dengan produk yang ditawarkan atau kolaborasi dengan pebisnis lain.

2. Mainin harga dengan cicilan

HARGA CICILAN
Kita masih bermain dengan harga dan angka.
Kali ini buat Anda yang mampu memberikan cicilan dalam pembayaran.
Pastiin juga kalau Anda memberikan keterangan S&K biar gak terjadi kesalahpahaman.
PEMBAYARAN-DENGAN-CICILAN
Tulis harga dengan teknik harga -1 biar lebih terlihat menarik.

3. Mengadakan kontes

Dengan mengadakan kontes, Anda tidak hanya menarik perhatian target audiens, tapi juga menarik manfaat lainnya.
Sebut aja seperti brand awareness, meningkatkan engagement, atau membuat brand Anda semakin dikenal oleh masyarakat.
Pernahkah beberapa teman Anda di sosial media minta tolong Anda untuk like dan share foto atau video mereka?
Di saat itu juga Anda tau bahwa mereka lagi ikut kontes?
Dan kontes tersebut diadakan oleh suatu brand yang belum pernah Anda dengar sebelumnya, sehingga sekarang Anda menjadi tau?
Itulah salah satu keuntungan mengadakan kontes, mengubah cold traffic langsung menjadi warm traffic.

Beberapa pertanyaan sebagai panduan singkat:

#1. Apa yang mau Anda capai dengan mengadakan kontes?
Apakah itu meningkatkan jumlah like Fanspage, terjadinya pembelian, meningkatkan brand awarness, atau objektif lainnya?
#2. Kontes apa yang mau Anda buat?
Bagaimana target audiens biar bisa ikutan kontes Anda tersebut? Apakah dengan like & share? Foto kontes? Buat video? Isi kuis? Story telling? Atau kontes kreatif lainnya?
#3. Berapa lama Anda akan mengadakan kontes tersebut?
#4. Apa hadiah dari kontes tersebut?
Ini adalah salah satu elemen penentu berhasil atau engganya kontes yang akan Anda adakan. Buatlah hadiah semenarik mungkin, sehingga gak ada alasan buat audiens untuk tidak berpartisipasi.
#5. Media apa yang mau digunakan?
Apakah itu Facebook? Twitter? Atau social media lainnya? Pastikan bahwa target audiens menggunakan media tersebut.
#6. Mulai kontes dan promosi
CONTOH KONTES

4. Memberikan uji coba / Free Trial

Sales promotion ini identik dengan produk yang tentunya bisa Anda berikan sampel atau free trial kepada target audiens.
Misalnya cemilan, minuman ringan, jasa les inggris, atau produk digital seperti website.
Pastikan kalau penawaran yang Anda berikan itu benar-benar menarik target audiens, sehingga mereka mau meluangkan waktunya untuk mencoba sampel yang Anda berikan.
Dengan memberikan promosi seperti ini, maka audiens akan mampu merasakan langsung keunggulan dari produk yang ditawarkan.
Sedangkan keuntungan buat pemilik bisnis antara lain seperti testing market, mengumpulkan feedback, dan tentunya akan meningkatkan penjualan.
Produk Uji Coba

5. BOGOF (Buy 1 Get 1 FREE)

Senjata yang cukup ampuh untuk membuat pelanggan melakukan pembelian.
Bahkan saking ampuhnya, gak sedikit membuat stok produk menjadi ludes habis.
Gunakan sales promotion ini ketika Anda ingin memberikan diskon 50%.
Hasilnya jauh akan lebih menarik bagi pelanggan.
Selain itu juga akan menguntungkan untuk penjual karena pada dasarnya mereka membeli 2 produk.
Ketimbang memberikan diskon 50% dimana pelanggan bisa membeli hanya 1 produk.
Cara ini juga bisa dikreasikan sesuai kemampuan Anda, misalnya seperti Buy 3 Get 1.

6. Kode Promo / Kode Voucher

Biasanya digunakan oleh para pelaku bisnis e-commerce, di mana punya sistem yang terintegrasi untuk masukin kode tertentu biar pelanggan bisa mendapatkan keuntungan lebih.
KODE VOUCHER
Anda bisa memberikan kode voucher secara cuma-cuma, atau dengan syarat seperti masukin email, atau mungkin share dan sebagainya.
Cara ini bisa digabungkan dengan promosi lainnya, misalnya seperti “Diskon Akhir Tahun! Ayo gunakan kode voucher: XX1234”

7. Gift Voucher

Sedikit berbeda dengan kode voucher, di mana gift voucher (termasuk gift card, e-voucher, voucher belanja, dsb) biasanya bertujuan untuk meningkatkan repeat order.
Bisa juga digunakan sebagai hadiah saat mengadakan kontes.
GIFT VOUCHER
Untuk pelaku bisnis kecil-menengah yang belum punya sistem otomatis bisa menggunakan cara manual, seperti memberikan voucher elektronik yang isinya kode unik lewat email.
Pastikan kalau Anda memberikan S&K serta masa berlakunya.

8. Upsell & Cross Selling

Upselling adalah ketika Anda sedang membeli kopi Starbucks ukuran Tall, lalu barista menawarkan ukuran Grande atau Venti karena harganya lebih murah.
Sedangkan Cross Selling adalah ketika Anda ke A&W untuk pesan burger, lalu pelayannya menawarkan kentang goreng dan rootbeer beserta topping ice creamnya.
Kedua cara ini merupakan sales promotion yang gak cuma menguntungkan pebisnis, tapi juga bisa membangun hubungan baik dengan pelanggan.
Menurut Jeffrey Gitomer, upselling itu berarti membantu pelanggan untuk mendapatkan untung besar.
Jadi ketika Anda menawarkan produk yang lebih mahal, pastikan di pikiran pelanggan itu bukan tentang ‘mahalnya’, tapi seberapa besar keuntungan yang mereka dapat.
Sebagai contoh, anggap Anda adalah seorang penjual sepatu kulit pria ekslusif.
Ketika ada pelanggan yang ingin membeli sepatu, Anda bisa melakukan cross selling dengan menawarkan produk perawatannya (semir atau sikat), dengan harga lebih murah dari harga normal.

9. Beli paketan jauh lebih untung

Produk yang dijual secara paket atau bundle, bisa Anda temukan mulai dari restoran cepat saji, mobil, design software, sampai sabun cuci baju beserta gelas cantiknya.
Beberapa keuntungan dengan menawarkan produk paketan untuk penjual adalah efesiensi biaya, seperti mengurangi biaya pemasaran dan distribusi.
Dan yang gak kalah penting adalah meningkatkan omzet (meski profitnya sedikit berkurang), karena pada dasarnya Anda menjual lebih dari 1 produk secara langsung.
Sedangkan bagi pelanggan juga akan merasakan permintaannya dipenuhi hanya dengan 1 kali pembelian, sangat efisien.
Gak cuma itu, tapi beberapa orang juga menganggap kalau produk paketan itu biasanya lebih murah dibanding beli satuan.
Berikut 8 tips singkat untuk product bundling oleh Inbound Marketing Agents

10. Gratis ongkos kirim!

Promosi yang satu ini gak kalah menariknya buat pelanggan yang suka belanja online, karena sesuai dengan namanya, gratis.

Untuk menawarkan sales promotion ini perlu diperhatikan beberapa hal:

#1. Pastikan biaya pengiriman gak melebihi profit yang Anda dapat., khususnya pengiriman untuk jarak yang cukup jauh.
#2. Berikan minimal order boleh dipertimbangkan agar mendapat profit lebih banyak dalam sekali pengiriman.
#3. Pastikan ukuran produk yang bakal dikirim itu tetap kecil dan ringan.
#4. Membuat member card pada agen kurir tertentu jika memungkinkan.
GRATIS ONGKIR

11. Berikan bonus merchandise atau souvenir

Pilih mana bro, beli handphone seharga Rp 5 juta tanpa bonus, atau harga sama tapi dapat bonus topi?
Kalau saya pribadi tentunya pilih handphone yang dapat bonus topi, ya meski gak begitu keren modelnya.
Memberikan ‘bonus’ kepada pelanggan dapat digunakan sebagai sales promotion + meningkatkan brand loyalty bahkan hingga 90%.
Jadi, berikanlah bonus yang gak memakan biaya besar, namun ‘bernilai’ bagi pelanggan.
Ditambah dengan logo brand Anda pada bonus tersebut tentunya akan lebih baik.
Mungkin aja seperti kalender, gantungan kunci, gelas, kaos, atau bahkan buku dalam bentuk digital alias eBook.

12. Membership / VIP Member

Jenis sales promotion ini cukup sulit diaplikasikan oleh pelaku bisnis kecil-menengah.
Salah satu alasannya karena Anda harus punya sistem yang rapih untuk bisa manajemen banyak member.
Tapi jangan dulu merasa minder, karena dengan membership ini mampu meningkatkan brand loyalty.
Dan dengan keunggulan tersebut, Anda mampu meningkatkan kemungkinan penjualan sebanyak 60 – 70%.
Membership sendiri biasanya berhubungan dekat dengan les pelajaran atau membangun komunitas.

13. Amal / Donasi

Bukan cuma Anda sebagai pelaku bisnis dan pelanggan yang akan diuntungkan dengan sales promotion ini, tetapi juga mereka yang akan menerima hasil donasi tersebut.
Selain untuk membantu sesama dan meningkatkan brand image, donasi juga akan membuat pelanggan melibatkan emosinya dengan kuat dalam pembelian.
Berdasarkan analisis dari IPA dataBANK, iklan yang melibatkan emosi 2 kali lipat lebih menghasilkan daripada iklan secara rasional.
Salah satu brand sukses yang terus menggalakan donasi adalah Toms Shoes dengan gerakannya One for One.
Toms One for One

14. Hanya untuk 10 orang pertama hari ini

Salah satu jenis sales promotion favorit saya. Memberikan sense of urgency yang kuat, “sekarang atau gak sama sekali”.
PROMO OPENING H&M
Contohnya sendiri seperti brand H&M yang menawarkan voucher belanja untuk 200 pengunjung yang siap antri sebelum jam 10 pagi saat pembukaan cabang baru.
Untuk detail promosinya bisa Anda sesuaikan sendiri dengan keinginan dan tujuan.

15. Subscriber

Cara kerjanya cukup sederhana.
Barangsiapa yang mendaftarkan emailnya sebagai langganan pertama kali, maka akan mendapatkan keuntungan lebih seperti voucher belanja, diskon, atau promosi lainnya.
Sales promotion ini hampir cocok bagi semua pelaku bisnis, khususnya industri e-commerce.
ZALORA PROMO
Nantinya alamat email tersebut bisa Anda gunakan sebagai sarana menyalurkan promosi menarik lainnya.

16. Sponsorship

Kalau pada poin 13 itu melakukan sponsor pada kegiatan donasi yang sifatnya universal, pada bagian ini fokus melakukan sponsor untuk acara, organisasi, kelompok, atau individu yang berhubungan dengan bisnis Anda.
Jangan sampai Anda berjualan aksesoris gaming high-end, tapi melakukan sponsorship kepada acara ibu-ibu hobi masak memasak.
Sponsor itu gak selalu tentang uang, Anda juga bisa menyumbangkan produk atau jasa, yang nanti bakal ditukar dengan promosi brand Anda sendiri.

17. Promo reseller atau dropshipper

Sales promotion itu gak cuma ditujukan para pelanggan, tapi juga bisa digunakan untuk mencari dan merekrut kaki tangan bisnis Anda, alias reseller atau dropshipper.
Caranya adalah dengan menawarkan ‘harga khusus’ bagi reseller dan dropshipper.
Sehingga mereka bisa mengambil sedikit keuntungan dari produk yang terjual.
Sebagai gantinya, pemasaran Anda akan semakin dipermudah dan meluas, yang mana tentunya bakal meningkatkan omzet penjualan.

18. Pop-up store

Khususnya buat Anda yang berbisnis hanya di dunia online aja, Anda bisa melakukan sales promotion juga loh dalam dunia offline.
Salah satu cara yang cukup tepat adalah dengan membuat pop-up store.
Artinya Anda bisa ‘bertemu’ dengan pelanggan secara langsung.
Kalau kata Managing Director PT Berrybenka, Danu Wicaksana bilang kalau kehadiran pop-up store merupakan salah satu cara untuk memberi kesempatan kepada para konsumen untuk melihat, merasakan dan mencoba langsung produk-produk yang selama ini hanya bisa diliat di webstore.
Karena sifatnya yang sementara, dengan model sales promotion ini Anda bisa lebih fleksibel dan gak terikat layaknya memiliki toko tetap.
Selain itu karena ukuran pop-up store yang relatif kecil membuat harga sewa menjadi lebih terjangkau.

19. Memberikan tagline ‘best’ pada list harga

Pernah perhatiin gak bro ketika Anda lagi mau pesan makanan di restoran, Anda melihat di beberapa menunya ada tagline ‘Chef Recomendation’?
Atau seperti list harga Dewaweb yang memberikan 3 tagline unik berbeda untuk 3 list harga pertama.
DEWAWEB HARGA
Tagline unik pada harga kaya gini akan mempermudah pelanggan dalam menentukan keputusan suatu pembelian.
Sedikit tips, berikan tagline unik untuk mendorong penjualan dari 1 produk yang ingin ditingkatkan, misalnya produk yang kurang laku atau yang paling ‘menghasilkan’.

20. Pastikan promosi Anda menggunakan teknik copywriting

Jangan membuat blunder ketika Anda sudah menemukan sales promotion yang tepat untuk bisnis Anda.
Salah satunya disebabkan karena Anda gak tau gimana cara menyampaikan promosi dengan tepat.
Hal ini masih sering diabaikan oleh para pelaku bisnis, padahal menurut saya, sifatnya sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu promosi.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "meningkatkan omzet bisnis, promosikan produk anda dengan 20 cara ini"

Post a Comment